Unknown

Jangan Ragu Untuk Bermualaf

Islam itu Indah
Untuk mereka yang telah mendapatkan hidayah dari Allah ( Islam ). Tapi keadaan lingkungan sekitar / orang tua tidak mendukung. Karena dari kecil ia sudah dalam keadaan nasrani, hindu ataupun budha. Salah satu alasan yang mungkin masih melekat di hati adalah, "aku masih sekolah, aku masih kuliah, nanti kalau masuk islam, orang tua aku marah, aku gak di dibiayain lagi oleh orangtuaku atau malah aku diusir dari rumah".
Menurutku secara pribadi sih, alasan tersebut tidak salah. Tapi, alangkah baiknya kalau anda masuk Islam secara diam-diam. Pertama-tama pergilah ke Ustadz / Ustadzah. Bilang kalau anda ingin masuk Islam. Kalaupun setelah itu anda masih di ajak orangtua anda datang ke tempat ibadah anda usahakanlah anda untuk menolak. Tapi jika terpaksa ya silahkan, tapi tanamkan dalam hati, ini murni bukan kemauan anda. Anda dalam keadaan terpaksa. Untuk masalah Sholat 5 waktu. Kerjakanlah dikamar anda secara diam-diam. Nabi pun dulunya secara diam-diam ketika awal berdakwah.
Salah satu alasan yang mendasar bagi saya "kita tidak tau pasti kapan kita masih diberi hidup", ia kalau anda masih diberi hidup 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 50 tahun lagi, atau malah hanya diberi hidup sampai nanti malam.
Untuk masalah orang tua dalilnya :
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak ada pengetahuan tentang itu, maka janganlah engkau mematuhi keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan (cara yang) baik, dan ikutilah jalan orang yang (senantiasa) kembali kepada-Ku (dalam segala urusanmu), kemudian hanya kepada-Ku-lah kembali kamu, maka Aku beritahukan kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS Luqmân [31]: 15)

Tidak ada paksaan dalam memeluk islam, tanyakan dalam hati kecilmu. Apakah anda ingin benar-benar memeluk islam, dan jangan sampai anda mempermainkan kesilamanmu,

 Dan katakanlah (wahai Nabi Muhammad), “Kebenaran (datangnya) dari Tuhan Pemelihara kamu. Maka barang siapa ingin (beriman), maka hendaklah ia beriman; dan barang siapa ingin (kafir), maka biarlah ia kafir.” (QS al-Kahf [18]: 29).

Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal (kepada-Nya). (QS Ali Imran [3]: 159).

sekian dan terimakasih. Semoga Bermanfaat, Salam berkah dan berlimpah.


Unknown

About Unknown -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

Di Mohon Sumbang Sarannya...!!